![]() |
Jumat, 11 Mei 2024.
Khataman Al-Quran atau khotmil quran, menurut Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) berarti acara pembacaan Alquran yang dilakukan mulai awal sampai akhir pada waktu yang bersamaan. Acara ini sering diadakan dalam rangka rasa ucap syukur atas nikmat yang sudah Allah berikan kepada kita. Dalam hal ini, UKM BITA UIN Walisongo melaksanakan acara khataman bin nadzor yang diprakarsai oleh departemen tahfidz dalam rangka ucap syukur dapat mengemban tanggung jawab dari program kerjanya.
Acara ini dimulai pukul 14.00 WIB dibuka dengan surah Al-Fatihah yang dipimpin langsung oleh wakil ketua umum BITA yaitu mas Faris sekaligus menyampaikan sambutannya. Kemudian, dilanjutkan sambutan dari perwakilan departemen tahfidz itu sendiri. Acara ini dihadiri teman-teman pengurus UKM BITA serta anggota dengan niat untuk mengambil berkah serta manfaat dari pembacaan Al-Qur’an sehingga terasa dengan penuh khidmat pengagungan yang luhur terhadap Al-Qur’an.
Dalam acara ini pula dihadiri oleh Pembina UKM BITA yaitu Ustadz Mursyid, M.ag. menyampaikan tausiyah serta pesan-pesan bagi seluruh anggota UKM BITA baik yang hadir maupun berhalangan hadir. Dalam tausiyahnya Ust. Mursyid membukanya dengan rasa kagum terhadap UKM BITA dan panitia atas terselenggaranya acara ini padahal hari itu adalah hari libur mahasiswa. “Waras” ucap pak Mursyid kepada teman-teman BITA yang hadir walaupun panas di siang hari, rasa mengantuk yang menyerang. Semoga hal baik seperti ini dapat berjalan selalu terus menerus. Amaliyah-amaliyah seperti membaca sholawat, Al-Qur’an, serta wirid harus selalu didawamkan serta diistiqomahkan. Karena perkara-perkara yang baik pasti akan membuahkan hasil yang baik serta manis pula. Pada penghujung tausiyahnya, pak Mursyid selaku pembina mengharapkan bahwa UKM BITA (Bimbingan Ilmu Tilawah Al-Qur’an) ini bukan hanya sebuah nama yang baik saja tetapi beliau menginginkan setiap teman-teman di BITA dapat menginternalisasikan isi-isi yang ada di Al-Quran serta mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari baik melalui ucapan, perbuatan, serta tingkah lakunya. Sehingga, jika hal-hal baik ini dapat dilakukan pasti nantinya akan membuahkan sesuatu yang baik pula di kemudian harinya.
Penulis: Fahmi Alfianto
