TARBIYAH BERSHOLAWAT JILID XII: MERAIH CAHAYA KESUKSESAN DUNIA AKHIRAT, KH.KHOIRUL AMIN bersama Dua Bintang Sholawat dari Pekalongan

Puncak Tarbiyah Bersholawat yang penuh keberkahan, dimulai setelah Isya pada pukul 19.05. Acara dibuka dengan pengumuman kejuaraan dalam lomba MTQ dan MSQ, yang menjadi puncak prestasi bagi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan luar biasa. Saudari Diani Rosyidah meraih juara pertama di cabang MTQ, sementara Durrotun Yatimah terpilih sebagai juara favorit. Dan di cabang MSQ, kemenangan diraih oleh An Nuqtah. Keberhasilan ini menandakan semangat tinggi yang menghidupkan acara kita malam ini.

Setelah pengumuman tersebut, acara dilanjutkan dengan sambutan hangat dari MC Anggun dan Fawaz yang membuka rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Tim Tilawah yang terdiri dari Naila, Rozikhan, Fawa, dan Rafa, membawa suasana yang khusyuk dan menyentuh hati setiap peserta. Ditambah dengan lantunan lagu Indonesia Raya dan Mars UKM BITA yang menguatkan rasa kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar, acara ini semakin terasa penuh dengan nilai-nilai kebersamaan dan keberkahan.

Selanjutnya sambutan dari Ketua Umum UKM BITA, Saudara Iflahul Karim, yang mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan acara ini. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara. Sambutan yang penuh kehangatan ini mencerminkan semangat kolektif yang menggerakkan setiap kegiatan di bawah naungan UKM BITA. 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina UKM BITA, K.H. Mursyid M. Ag, yang tak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga berharap agar acara ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan dan pemahaman kita terhadap Al-Qur'an. Sebuah harapan besar agar ilmu yang kita dapatkan malam ini dapat menjadi bekal bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Setelah itu, suasana semakin mengharukan dengan pembacaan Maulid Simtut Dhu'ror yang dipimpin oleh Ustadz Muna dan Ustadz Mustafid, diiringi oleh grup rebana El-Bita. Lantunan maulid yang indah ini mengingatkan kita akan keagungan Rasulullah SAW, dan menguatkan ikatan cinta kita kepada Baginda Nabi. 

kemudian Prof. Fatah Syukur memberikan sambutan yang penuh makna, mengajak kita untuk lebih mencintai Rasulullah SAW melalui setiap amalan yang kita lakukan.

"kegiatan ini adalah sebuah wujud cinta kita kepada baginda Rasulullah Saw"

Di puncak acara, kita mendengarkan Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh KH. Khairul Amin. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan kita untuk tidak terjebak dalam kenikmatan dunia yang sementara, dan untuk selalu ingat bahwa kehidupan akhirat adalah tujuan utama. Pesan-pesan beliau sangat menyentuh hati, mengajak kita untuk merenungkan makna hidup yang sebenarnya, serta menyadari pentingnya beramal dengan ikhlas dan mendalam.

• "jangan terlalu senang dengan kehidupan dunia tetapi lupa dengan kehidupan akhirat"

• "jangan senang dengan hidup tapi lupa dengan kematian "

• "jangan suka dengan harta tapi lupa dengan hisabnya "

• "jangan senang dengan bangunan tapi lupa dengan kuburan "

• "jangan cinta dengan makluk tapi lupa dengan penciptanya "

Selanjutnya yaitu Mahalul Qiyam yang dipimpin oleh Ustadz Muna dan Ustadz Mustafid, kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Abah K. Syaifuddin Zuhri, S.Pd.i, yang khidmat dan penuh harapan. Doa ini menjadi penutup yang sempurna, mengharapkan agar segala amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan kita senantiasa diberikan hidayah-Nya. Dengan doa ini, kita berharap agar setiap langkah kita di dunia ini senantiasa diberkahi, dan kita bisa terus melangkah menuju kehidupan yang penuh dengan cinta dan keberkahan dari Allah SWT.

penulis: Nour Khafidhoh

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama